Indonesia dan Uni Eropa Tingkatkan Kerja Sama Konservasi Keanekaragaman Hayati
Internasional

Indonesia dan Uni Eropa Tingkatkan Kerja Sama Konservasi Keanekaragaman Hayati

Latar Media - Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa memperkuat kerja sama dalam pelestarian keanekaragaman hayati melalui pengelolaan kawasan konservasi yang melibatkan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk melindungi ekosistem pesisir dan laut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Awal Kejadian

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan lapangan Delegasi Uni Eropa ke Sulawesi Utara yang melibatkan Kementerian Kehutanan, Uni Eropa, KfW German Development Bank, dan Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia Programme. Kunjungan ini dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) untuk meninjau pelaksanaan program konservasi berbasis masyarakat dan memperkuat kemitraan internasional di bidang konservasi.

Perkembangan

Sekretaris Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Nandang Prihadi, menyatakan bahwa Sulawesi Utara merupakan wilayah strategis dalam kerja sama konservasi antara pemerintah, WCS, dan mitra pembangunan. Kementerian Kehutanan bersama WCS juga tengah menjajaki pengembangan biodiversity credit dan National Parks Bond sebagai alternatif pembiayaan konservasi yang berkelanjutan. Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, menyatakan bahwa sejak 2019, program kolaborasi ini telah menghasilkan capaian nyata, termasuk penguatan konservasi dan pengelolaan perikanan berkelanjutan.

Kondisi Terakhir

Program ini telah mendukung pembentukan sembilan kawasan konservasi perairan dengan luas lebih dari 781 ribu hektare di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, melindungi lebih dari 14 ribu hektare terumbu karang, enam ribu hektare mangrove, dan lima ribu hektare padang lamun. Selain menjaga kelestarian ekosistem, program ini juga mendorong ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis konservasi oleh 29 Kelompok Masyarakat Pengawas dan 19 komunitas masyarakat pesisir.

You can share this post!