Festival Seni Lintas Budaya 2026: Penayangan Film Pendek Tanpa Dialog
Hiburan

Festival Seni Lintas Budaya 2026: Penayangan Film Pendek Tanpa Dialog

Latar Media - Festival Seni Lintas Budaya 2026 di Surabaya menampilkan film pendek karya pelajar, termasuk karya berjudul Implikatur yang mengusung tema relevansi seni tari di era modern.

Awal Kejadian

Festival ini berlangsung di Gedung Barat, Alun-Alun Surabaya, pada Sabtu, 11 Juli 2026, dan menyajikan beragam kebudayaan melalui lagu, tarian, dan film. Salah satu segmen festival ini adalah Crossing Screen, yang menjadi wadah bagi karya film pelajar, khususnya dari SMA.

Perkembangan

Di antara film yang ditampilkan, Implikatur dan The Mirror: Capture My Culture merupakan dua karya yang dilombakan dalam Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Implikatur, yang diinisiasi oleh pelajar SMA Negeri 3 Surabaya, berdurasi 3 menit 27 detik dan bercerita tentang seorang jurnalis yang menulis artikel mengenai seni tari. Jurnalis tersebut menghadapi penolakan dari manajernya yang menganggap tari sudah tidak relevan lagi di zaman ini. M. Edwin Subagyo, salah satu pelajar yang terlibat, menjelaskan bahwa film tersebut mengajak penonton untuk mengeksplorasi pemikiran mereka sendiri. Produksi film ini menghabiskan waktu sekitar tiga bulan dan dihasilkan tanpa dialog, memungkinkan penonton untuk menginterpretasikan makna sesuai perspektif masing-masing.

Kondisi Terakhir

Film ini mengajak penonton untuk memahami bahwa meskipun persepsi orang tidak selalu dapat diubah, pembuktian melalui tindakan dapat memberikan dampak. Edwin menekankan pentingnya menyampaikan pesan tanpa terbebani oleh durasi, serta menyoroti tantangan dalam penyampaian ide yang tepat dalam waktu yang singkat.

You can share this post!