Festival Ramadhan dan Bazar UMKM Diharapkan Dorong Ekonomi Lokal di Abdya
Hiburan

Festival Ramadhan dan Bazar UMKM Diharapkan Dorong Ekonomi Lokal di Abdya

Latar Media - Ringkasan Berita:

Wabup Abdya, Zaman Akli membuka Festival Ramadhan 1447 H dan Bazar UMKM yang digelar KNPI di Masjid Agung Baitul Ghafur sebagai wadah penguatan nilai keislaman dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan UMKM lokal, kreativitas pemuda, serta meningkatkan perputaran ekonomi selama bulan Ramadhan.

Festival menghadirkan bazar kuliner dan produk lokal serta berbagai lomba islami, sekaligus menjadi ruang silaturahmi, edukasi, dan promosi bagi pelaku UMKM Abdya.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Wakil Bupati Aceh Barat Daya atau Wabup Abdya, Zaman Akli SSos MM, membuka Festival Ramadhan 1447 Hijriah dan Bazar UMKM yang digagas Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Masjid Agung Baitul Ghafur, kabupaten setempat, Kamis (27/2/2026).

Dalam sambutannya, Zaman Akli menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada KNPI Abdya beserta seluruh panitia yang telah menghadirkan kegiatan Festival Ramadhan dan Bazar UMKM tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu sebagai ruang kolaborasi antara nilai-nilai keislaman dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya hadir sebagai generasi penerus, tetapi sebagai penggerak yang mampu membaca kebutuhan zaman dan menjawabnya dengan karya nyata," kata Akli.

Ia menyebutkan, Ramadhan bukan sekadar bulan untuk meningkatkan kualitas ibadah secara personal, tetapi juga momentum membangun kepedulian sosial dan menguatkan fondasi ekonomi umat.

"Aktivitas masyarakat meningkat, interaksi sosial semakin intens, dan perputaran ekonomi tumbuh secara signifikan.

Dalam konteks inilah kehadiran organisasi kepemudaan seperti KNPI menjadi sangat relevan," ucapnya.

KNPI, kata Akli, memiliki tanggung jawab moral dan organisatoris untuk mendorong kreativitas pemuda, memperluas ruang partisipasi, serta menghadirkan kegiatan yang produktif, edukatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Festival Ramadhan dan Bazar UMKM ini adalah salah satu wujud konkret bagaimana pemuda mengambil peran dalam membangun daerah, tidak hanya melalui wacana, tetapi melalui aksi dan kontribusi nyata," ujarnya.

Akli menyebutkan, Pemerintah Abdya saat ini terus berupaya menjalankan visi misi pembangunan daerah yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai keislaman, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

"Dalam konteks itulah, kegiatan seperti ini sangat relevan dan sejalan dengan arah kebijakan daerah," imbuhnya.

Ia menjelaskan, UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi global maupun nasional, sektor UMKM terbukti mampu bertahan dan menjadi penopang utama ekonomi keluarga.

"Oleh karena itu, ruang-ruang promosi dan pemasaran seperti Bazar Ramadhan ini harus kita dorong dan perkuat bersama," ucapnya.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, ruang edukasi, dan ruang pembinaan bagi pelaku UMKM.

You can share this post!