Latar Media - Sebuah diskusi bertajuk 'ngopi bareng dan makan' berlangsung di MANCAFE, Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, pada Rabu, 1 Juli 2026. Pertemuan ini menghadirkan seorang jurnalis freelance yang bekerja untuk media luar negeri dan bertujuan untuk berbagi pengalaman mengenai peluang jurnalisme internasional bagi wartawan Indonesia.
Diskusi yang dihadiri oleh sejumlah peserta ini berlangsung dalam suasana santai, dengan secangkir kopi sanger dan lemon tea menemani perbincangan. Berbagai topik dibahas, termasuk peliputan isu global, ekonomi, pariwisata, dan peristiwa lokal yang memiliki nilai berita bagi pembaca internasional.
Jurnalis yang akrab disapa Bunda menjelaskan bahwa peluang bagi jurnalis Indonesia untuk menembus media asing masih terbuka lebar. Ia menyebutkan bahwa karya jurnalistik dapat dipublikasikan melalui media global, agensi berita, atau platform freelance yang semakin mudah diakses. Bunda menekankan pentingnya memahami karakter pembaca serta gaya editorial media yang menjadi sasaran publikasi. Kemampuan berbahasa Inggris menjadi syarat utama bagi jurnalis yang ingin berkarier di tingkat internasional. Dia juga menyoroti bahwa media asing sering membutuhkan konteks lokal yang relevan dengan tren internasional.
Diskusi berakhir dengan semangat saling bertukar pengalaman dan gagasan. Peserta juga membahas tantangan profesi dan strategi untuk menghasilkan liputan yang memiliki perspektif lokal namun tetap relevan bagi pembaca global. Pertemuan ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak jurnalis Indonesia untuk memperluas jejaring dan menembus pasar media internasional.