Latar Media - Kabar wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono, atau Awi, menyisakan duka mendalam bagi banyak orang, terutama dalam kalangan pers. Bagi Diana AV Sasa, kepergian Awi merupakan kehilangan seorang guru yang mengajarkan arti keberanian dan tanggung jawab di dunia jurnalistik.
Adi Sutarwijono wafat pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 20.36 WIB di RS MRCCC, Jakarta. Saat meninggal, almarhum menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2019–2024.
Diana Sasa mengungkapkan bahwa Awi bukan sekadar pejabat publik, melainkan sosok yang paham dan dekat dengan dunia jurnalistik. Latar belakangnya sebagai jurnalis membuatnya memahami ritme kerja wartawan dan peka terhadap tantangan yang dihadapi profesi tersebut. Kenangan Diana kembali pada masa-masa ketika diskusi dengan Awi tidak selalu berlangsung formal, dari mana ia banyak belajar tentang teknik jurnalistik dan keteguhan memegang prinsip.
Jenazah Adi akan disemayamkan di Grand Heaven Surabaya sebelum dimakamkan pada Kamis, 12 Februari 2026, di Taman Makam Keputih, Surabaya. Kepergiannya meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan, terutama bagi mereka yang pernah belajar tentang keberanian dan keteguhan darinya.