Buruh Siap Gelar Aksi Tolak Impor 105.000 Pikap India
Sosial

Buruh Siap Gelar Aksi Tolak Impor 105.000 Pikap India

Latar Media - INAnews.co.id, Jakarta – Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Muhammad Jumhur Hidayat memperingatkan bahwa kalangan buruh di pabrik-pabrik anggota SPSI sudah bersiap menggelar aksi besar-besaran menolak rencana impor 105.000 unit kendaraan pikap dari India oleh Agrinas untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih.

“Udah genderang perang sudah dihidupin. Tinggal nunggu perintah, bisa dikepung itu pelabuhan,” kata Jumhur dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Jumat (27/2/2026).

Jumhur menyebut puluhan hingga ratusan ribu buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin (SP LEM SPSI) merasa terpinggirkan karena sama sekali tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan impor senilai sekitar Rp24 triliun tersebut. Padahal, sekitar 90 persen pabrik otomotif di Indonesia merupakan anggota SPSI.

“Rp1 pun uang enggak ada yang diambil oleh Agrinas dan lain-lain, buruh tetap marah. Karena ideologi kami beda — ideologi kaum buruh adalah Pancasila, kemandirian, kedaulatan industri,” tegasnya.

Jumhur mengaku saat ini masih berupaya menahan gelombang kemarahan anggotanya. Namun ia mengingatkan bahwa kesabaran tersebut ada batasnya apabila pemerintah tidak segera memberi respons yang memadai.

You can share this post!