Latar Media - KUTAI BARAT -Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, resmi membuka Festival Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis (26/2/2026) di kawasan Simpang Tiga Tambak Malang, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat.
Pembukaan festival berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi acara sejak sore hari. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta membangun karakter generasi muda di daerah.
Dalam sambutannya, Frederick Edwin menegaskan bahwa Festival Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan. Ia berharap momentum bulan suci dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Festival ini bukan hanya kegiatan seremonial. Ini adalah ruang untuk meng-upgrade iman, menambah wawasan keagamaan, serta membentuk karakter generasi muda Kutai Barat agar semakin solid, tangguh, dan berprestasi,” ujar Frederick Edwin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, Sumardi. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap Ramadan menjadi momen refleksi dan penguatan spiritual bagi seluruh masyarakat.
“Atas nama Pemkab Kutai Barat, kami berharap Ramadan menjadi momen untuk me-recharge keimanan dan ketakwaan kita semua. Festival ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah bersama instansi terkait dalam membina mental dan spiritual generasi penerus sejak dini,” kata Sumardi.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing.
Dengan mengusung tema “Ramadan Bergema, Mengukir Prestasi, Mencetak Generasi Qurani,” festival ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya taat secara spiritual, tetapi juga berprestasi bagi keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Kutai Barat tercinta.