Latar Media - Perdana Menteri Bulgaria Rumen Radev menyatakan bahwa pemerintah akan mengajukan proposal kepada Parlemen untuk menempatkan pesawat pengisian bahan bakar milik Amerika Serikat di Pangkalan Udara Bezmer untuk mendukung operasi militer AS di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi tahunan para duta besar Bulgaria di Sofia pada 20 Juli.
Awal tahun ini, penempatan pesawat pengisian bahan bakar di bandara sipil di ibu kota Sofia tanpa persetujuan parlemen menuai kontroversi. Pesawat-pesawat tersebut telah meninggalkan Bulgaria bulan lalu setelah menimbulkan protes publik yang signifikan.
Perdana Menteri Radev mengungkapkan bahwa penempatan pesawat militer di bandara sipil yang dekat dengan ibu kota menjadi masalah tersendiri. Sebagai alternatif, dia mengusulkan kepada sekutu untuk menggunakan bandara militer lainnya.
Pangkalan Udara Bezmer terletak sekitar 260 km di tenggara Sofia. Perubahan rencana ini terjadi di tengah meningkatnya serangan udara oleh AS dan Iran, menyusul runtuhnya gencatan senjata sementara yang ditandatangani sebulan lalu, yang berpotensi meningkatkan risiko konflik berskala penuh di Timur Tengah. Dalam konteks ini, seorang pejabat militer Israel juga menyatakan bahwa negara tersebut bersiap menerima lebih banyak pesawat pengisian bahan bakar dari AS.