Latar Media - Pelaksanaan Asia Afrika Festival 2026 pada 11–12 Juli 2026 diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat di pusat Kota Bandung, yang dapat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas menuju sejumlah titik strategis, termasuk akses ke stasiun kereta api.
Ribuan pengunjung diprediksi akan memadati kawasan Jalan Asia Afrika dan sekitarnya, sehingga PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengantisipasi kondisi tersebut dengan langkah operasional yang memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan tepat waktu.
KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan melakukan penyesuaian layanan. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa meskipun kemacetan tidak akan memengaruhi jadwal operasional kereta, kondisi lalu lintas dapat berdampak pada waktu kedatangan pelanggan. Pelanggan diharapkan berada di stasiun minimal 30 menit sebelum keberangkatan untuk memudahkan proses pemeriksaan dan boarding.
KAI Daop 2 Bandung juga menetapkan ketentuan penutupan boarding lima menit sebelum keberangkatan di Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Cimahi. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan memastikan keberangkatan kereta sesuai jadwal.
Selama festival, KAI Daop 2 Bandung menambah pemberhentian bagi tiga kereta api jarak jauh di Stasiun Kiaracondong, yaitu KA Argo Wilis, KA Sangkuriang, dan KA Turangga, guna mengurangi konsentrasi penumpang di Stasiun Bandung. Pelanggan juga diimbau untuk menyiapkan tiket, identitas, dan barang bawaan sebelum memasuki area boarding untuk mempercepat proses pemeriksaan. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu selama periode festival.