Latar Media - Andy Burnham resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris pada 20 Juli 2026, menandai dimulainya era baru pemerintahan Partai Buruh. Ini menjadi pergantian perdana menteri keempat dalam kurang dari empat tahun terakhir di Inggris.
Burnham menerima mandat dari Raja Charles III di Istana Buckingham setelah pengunduran diri Keir Starmer. Sebelumnya, Burnham telah mengambil alih kepemimpinan Partai Buruh pada Jumat lalu, dan ia langsung menuju Downing Street untuk menyampaikan pidato pertamanya sebagai Perdana Menteri.
Jalan Burnham menuju Downing Street terbilang cepat. Ia baru kembali menjadi anggota parlemen sekitar satu bulan lalu setelah memenangkan pemilihan sela. Kembalinya Burnham ke parlemen dinilai sebagai langkah politik untuk menggantikan Starmer, yang dukungannya merosot di kalangan anggota Partai Buruh dan menteri kabinet akibat berbagai kontroversi dan perubahan kebijakan. Tanpa adanya kandidat lain, Burnham ditetapkan sebagai pemimpin partai tanpa kontestasi internal.
Burnham, yang lahir di Liverpool pada 1970, sebelumnya adalah Wali Kota Greater Manchester. Ia dikenal dengan reformasi transportasi publik dan kritik terhadap kebijakan pemerintah pusat selama pandemi Covid-19. Dengan pengalamannya, Burnham kini menghadapi tantangan untuk memimpin pemerintahan baru Partai Buruh di tengah dinamika politik Inggris.