Aksi 313 dan Fenomena Ciri-Ciri Pribumi: Kontroversi di Tengah Pilkada DKI Jakarta
Selama aksi yang dikenal dengan nama Aksi 313, muncul perbincangan terkait ciri-ciri pribumi yang dipicu oleh penyebaran foto-foto orang yang menempelkan stiker bertuliskan 'pribumi' di mobil-mobil. Fenomena ini menarik perhatian publik dan menjadi viral di media sosial, terutama di Twitter, di mana tagar #CiriCiriPribumi muncul lebih dari 21.000 kali.
Dalam konteks aksi yang berlangsung pada hari Jumat, 31 Maret, konsultan marketing media sosial, Nukman Luthfie, mencatat bahwa istilah 'pribumi' digunakan oleh pendukung pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Ahok-Djarot, sebagai respons terhadap pendukung Anies-Sandi yang juga memasang stiker di mobil-mobil. Nukman menyatakan bahwa kata-kata tersebut mengandung konotasi 'Cina atau bukan Cina'.
Aksi yang berlangsung di sekitar Monas, Jakarta, dihadiri oleh ribuan orang dan diwarnai dengan seruan 'tangkap Ahok' serta 'bunuh Ahok'. Meskipun demikian, jumlah peserta dalam aksi ini terlihat lebih sedikit dibandingkan dengan demonstrasi-demonstrasi sebelumnya. Sebelum aksi berlangsung, Polda Metro Jakarta telah menangkap empat orang dengan dugaan makar, termasuk Muhammad Al Khaththath, Sekjen Forum Umat Islam yang merupakan penanggung jawab aksi 313.
Di tengah ketegangan yang muncul dari persaingan antara kedua kubu, Nukman Luthfie menegaskan bahwa banyak pendukung Anies yang tidak setuju dengan pengangkatan isu 'pribumi', karena hal tersebut dapat memicu perpecahan. Menurutnya, sebagian pendukung Anies merasa bahwa isu ini merusak kesatuan bangsa dan tidak seharusnya diangkat dalam konteks pemilu. "Orang yang waras tak mau menjadikan ini ajang perpecahan," tambahnya.
Isu ciri-ciri pribumi juga menjadi bahan guyonan di kalangan netizen. Beberapa contoh guyonan yang beredar di media sosial antara lain:
- #CiriCiriPribumi kalo pas akhir bulan puasa balik dari mini market bawa belanjaan sekresek gede suka diteriakin tetangga "JADI NIH LEBARAN"
- #CiriCiriPribumi yang sesungguhnya, kalo belum pake nasi, namanya "belum makan"
- #CiriCiriPribumi Siaran Berita Pake Bahasa Daerah
- #CiriCiriPribumi kalo travelling jarang pake tas, bawanya kardus
Fenomena ini mencerminkan dinamika sosial dan politik yang terjadi di Indonesia menjelang Pilkada DKI Jakarta, di mana isu identitas dan kebangsaan menjadi sorotan utama.




